selamat datang diblog afi

Jumat, 29 Juli 2016

Pengertian CSS Vendor Prefix dan Cara Penulisannya


Assalamualaikum wr.wb

Pagi kawan, pada hari ini saya akan sharing tentang Pengertian CSS Vendor Prefix dan Cara Penulisannya


A.Pengertian

Vendor prefix adalah sebutan untuk penambahan beberapa karakter khusus di awal penulisan property, terutama untuk property CSS3 terbaru. Sebagai contoh, untuk property column-count, jika menggunakan vendor prefix ditulis menjadi: -webkit-column-count.

B. Latar belakang
Seiring dengan cepatnya perkembangan CSS3, web browser seolah-olah berlomba untuk mengimplementasikan berbagai property baru yang belum resmi disetujui badan standarisasi web: W3C. Dalam istilah W3C, property yang belum standar ini bisanya berada dalam status draft, dan bisa berubah sewaktu-waktu.
C. Tujuan
Property column-count digunakan untuk membuat kolom koran (multiple column). 

D. Alat dan bahan

  • Komputer / laptop
  • Text editor
E. Langkah penulisan


Vendor prefix ditambahkan di awal penulisan property, sesuai dengan inisial web browser.
Berikut adalah awalan vendor prefix pada web browser populer:
  • -webkit- (Chrome, dan versi terbaru dari Opera)
  • -moz- (Firefox)
  • -o- (Opera versi lama)
  • -ms- (Internet Explorer)
Berikut contoh cara penulisan CSS Vendor Prefix:

div {

  -webkit-column-count: 3;

  -moz-column-count: 3;

  -o-column-count: 3;

  -ms-column-count: 3;

  column-count: 3;

}


F. Referensi
http://www.duniailkom.com/



Sekian share kali ini, selamat mencoba dan semoga bermanfaat, terimakasih.
No comments

Kamis, 28 Juli 2016

Pengertian PDO (PHP Data Objects)



Assalamualaikum wr.wb

Pagi kawan, pada hari ini saya akan sharing tentang pengertian PDO (PHP Data Objects)



A. Pengertian
    PDO (PHP Data Objects) adalah interface universal yang disediakan PHP untuk “berkomunikasi” dengan database server. Maksud istilah “interface universal” disini adalah bahwa PDO tidak terikat dengan aplikasi database tertentu. Apabila saat ini kita menggunakan database MySQL dan dikemudian hari ingin bermigrasi menggunakan PostgreSQL, kita hanya tinggal mengganti cara pemanggilan awal PDO dan seluruh kode program yang ada bisa langsung digunakan untuk database baru.                                                                                                 Kondisi ini berbeda jika menggunakan mysql extension atau mysqli extension. Kedua extension ini hanya bisa bekerja dengan database MySQL. Karena alasan inilah banyak sebaiknya kita mulai beralih menggunakan PDO dibandingkan mysqli.

B. Jenis Database Server yang didukung PDO                                    Hingga saat penulisan tutorial ini (PHP versi 5.6) PDO mendukung setidaknya 12 jenis Interface/Database Server:

  •    CUBRID
  •    MS SQL Server
  •    Firebird
  •    IBM
  •    Informix
  •    MySQL
  •    MS SQL Server
  •    Oracle
  •    ODBC and DB2
  •    PostgreSQL
  •    SQLite
  •    4D
List ini dapat anda lihat dari http://php.net/manual/en/pdo.drivers.php.                                                   Dapat dilihat bahwa PDO mendukung banyak aplikasi database populer seperti: Oracle, Microsoft SQL Server, dan PostgreSQL. Dengan membuat kode PHP menggunakan PDO, secara tidak langsung kita juga membuka kemungkinan untuk menggunakan database server selain MySQL, sehingga menjadi lebih fleksibel.

C. Cara Mengaktifkan PDO Extension

     Walaupun PDO Extension telah aktif secara “default” pada PHP versi 5.1 keatas, tetapi tidak semua database driver bisa digunakan. Dengan kata lain, untuk alasan performa, PHP me-nonaktifkan beberapa driver database seperti Oracle atau PostgreSQL di dalam PDO.

Untuk melihat driver database apa saja yang telah aktif dan bisa langsung digunakan, bisa menggunakan fungsi (lebih tepatnya: static methodPDO::getAvailableDrivers():

<?php
   print_r(PDO::getAvailableDrivers());
?>
Ketika saya menjalankan perintah tersebut pada PHP 5.6 bawaan XAMPP, berikut adalah hasil yang didapat:

Array ( [0] => mysql [1] => sqlite )
Dari tampilan diatas, dapat dilihat bahwa driver PDO bawaan PHP yang aktif (dan yang bisa digunakan) hanyalah MySQL dan SQLite.

D. Referensi



Sekian Penjelasan dari saya semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum wr.wb

No comments

Rabu, 27 Juli 2016

Membuat Aplikasi Operasi Bilangan sederhana Dengan Menggunakan PHP OOP

Asssalamualikum Wr.Wb

hai kawan, kali ini saya akan shering tutorial mengenai cara membuat Aplikasi Operasi Bilangan Sederhanan Dengan Menggunakan PHP Object Oriented Programming (OOP),

A. Pengertian
     PHP bukan bahasa pemrograman yang 'murni' berbasis objek seperti Java. Bahkan, konsep OOP dalam PHP baru hadir dalam PHP versi 4, dan disempurakan oleh PHP versi 5. Dengan kata lain, OOP di PHP merupakan 'fitur tambahan'. Anda bisa membuat situs web dengan PHP tanpa menggunakan objek sama sekali.
Dalam studi pemrograman, pembuatan program dalam PHP tanpa menggunakan objek disebut juga dengan pemrograman prosedural atau pemrograman fungsional. Dikenal dengan pemrograman prosedural, karena kita memecah kode program menjadi bagian-bagian atau fungsi-fungsi kecil, kemudian menyatukannya untuk menghasilkan nilai akhir.

B.Latar Belakang
   Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming atau OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Objek adalah struktur data yang terdiri dari bidang data dan metode bersama dengan interaksi mereka untuk merancang aplikasi dan program komputer. Semua data dan fungsi didalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya. Pada jaman sekarang, banyak bahasa pemrograman yang mendukung OOP.

C.Alat dan Bahan
  • Laptop
  • W3schools
  • Wikipedia
D.Maksud dan Tujuan

1.      Dapat mengetahui pengertian OOP (Object Oriented Programming).
2.      Dapat mengetahui konsep dasar dari pemrograman berorientasi objek (OOP).
3.      Dapat mengetahui bahasa yang mendukung OOP.
4.      Dapat mengetahui desain pola apa saja dalam OOP.
5.      Dapat mengetahui beberapa kritik para ahli mengenai OOP.

E.Tahapan Pelaksanaan
   -kita buat file dengan nama index.php







F.Referensi
   - wikipedia.org
   - w3schools.com

Wassalamualaikum Wr.Wb
No comments

Selasa, 26 Juli 2016

Assalamualaikum Wr.Wb

hai kawan, kali ini saya akan shering tutorial membuat aplikasi penyimpanan dengan menerapkan konsep OOP di PHP.

A. Pengertian
     PHP bukan bahasa pemrograman yang 'murni' berbasis objek seperti Java. Bahkan, konsep OOP dalam PHP baru hadir dalam PHP versi 4, dan disempurakan oleh PHP versi 5. Dengan kata lain, OOP di PHP merupakan 'fitur tambahan'. Anda bisa membuat situs web dengan PHP tanpa menggunakan objek sama sekali.
Dalam studi pemrograman, pembuatan program dalam PHP tanpa menggunakan objek disebut juga dengan pemrograman prosedural atau pemrograman fungsional. Dikenal dengan pemrograman prosedural, karena kita memecah kode program menjadi bagian-bagian atau fungsi-fungsi kecil, kemudian menyatukannya untuk menghasilkan nilai akhir.
B.Latar Belakang
   Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming atau OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Objek adalah struktur data yang terdiri dari bidang data dan metode bersama dengan interaksi mereka untuk merancang aplikasi dan program komputer. Semua data dan fungsi didalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya. Pada jaman sekarang, banyak bahasa pemrograman yang mendukung OOP.
C.Alat dan Bahan
  • Laptop
  • W3schools
  • Wikipedia
D.Maksud dan Tujuan

1.      Dapat mengetahui pengertian OOP (Object Oriented Programming).
2.      Dapat mengetahui konsep dasar dari pemrograman berorientasi objek (OOP).
3.      Dapat mengetahui bahasa yang mendukung OOP.
4.      Dapat mengetahui desain pola apa saja dalam OOP.
5.      Dapat mengetahui beberapa kritik para ahli mengenai OOP.

E.Tahapan Pelaksanaan

   




No comments

Senin, 25 Juli 2016

Belajar database dengan php dan mysqli (oop)

Assalamualikum Wr.Wb

A.Pengertian
    Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya,
Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

B.Latar Belakang
    Latar Belakang saya dalam projek kali ini agar lebih memahami dan mengerti tentang oop, dimulai dari dasar-dasar terlebih dahulu hingga ketahap selanjutnya, belajar oop tidaklah sulit jika kita fokus pada satu tujuan yaitu agar bisa.

C.Alat dan Bahan
   -Laptop
   -W3schools
   -wikipedia

D.Maksud dan Tujuan
   Tujuan saya dalam projek kali ini agar lebih memahami dan mengerti tentang oop,sedangkan manfaatnya tersendiri adalah:
1.Hemat dalam penulisan.  Dalam pemrograman prosedural, penggunaan kode2 untuk operasi yang sama bisa sangat melelahkan, tetapi jika dengan oop, operasi-operasi yang sama tersebut bisa dikurangi dengan menggunakan fungsi-fungsi. Jadi, dengan membuat satu fungsi, kita kemudian bisa menggunakannya berkali-kali. Jauh lebih nyaman kan?
2. Deteksi Error.  Tidak ada yang sempurna di dunia ini, apalagi itu program buatan manusia.  Pasti ada errornya.  Kalau di prosedural, kita harus mendeteksi error ini berdasarkan error line , error terjadi mungkin bisa karena konflik antar operasi, alur yang salah, dll..Nah di prosedural, hal ini berarti kita harus menceknya satu persatu. Jika line errornya di line 40 bisa saja kita harus mencek line 30-39 atau mungkin lebih.  Dengan oop, dimana operasi-operasi dibedakan berdasarkan class dan fungsi, kita hanya mencari fungsi-fungsi yang saling berkaitan, dan tentunya hal ini akan jauh lebih menghemat waktu.
3. Update.  Mungkin suatu saat kita ingin mengupdate aplikasi kita, dengan prosedural caranya gmn? Yah ganti aja semua kode selesai masalah. Dengan oop, kita bisa melakukannya dengan mengganti beberapa class atau mungkin bisa hanya dengan mengganti satu class. Bagaimana bisa? Jika kita menggunakan sistem pemrograman dengan menggunakan inheritance (pewarisan), kita hanya perlu mengganti class induk, contoh: class b,c,d semuanya merupakan turunan dari class a, jadi jika kita ingin mengupdate program kita, kita hanya perlu merubah class a ini, sedangkan class b,c,d pasti akan langsung mengikuti perubahan tersebut.

E.Tahapan Pelaksanaan

-Intro Database
 -Koneksi ke Database

 -Memasukan Data
 -Multy Query
 -Prepare Statement
 -Select Data
 -Mengedit dan Menghapus Data
 -Select Data dengan Prepare Statement

F.Referensi
   -wikipedia.org 
   -sekolahkoding.com
   -w3schools.com

Wassalamualaikum Wr.Wb
No comments